Pemberdayaan Kelompok Perempuan

Kejasama Forum Wong Kito Plembang dengan Solidaritas Perempuan
Peningkatan Ketahanan Pangan melaui upaya pengalihan ketergantungan penggunaan pestisida.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas pemberdayaan perempuan, FWKP menjalin kerjasama dengan mitra kerja  Solidaritas Perempuan (SP) Sumatera Selatan untuk melaksanakan serangkaian kegiatan pemberdayaan perempuan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan. Program ini merupakan salah satu dari sekian program yang dikembangkan oleh FWKP.  Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah upaya untuk pembebasan keluarga dari bahaya pestisida. Mengingat sekarang ini hampir semua sayuran dan makanan banyak mengandung zat-zat kimia. Salah satu hasil diskusi FWKP dimana didalamnya ada juga tergabung kelompok Kemalasari yang sudah melakukan kegiatan pengomposan organik  berdiskusi dengan Solidaritas Perempuan untuk mengatasi ketergantungan masyarakat dengan pestisida. Pada umumnya kelompok perempuan yang paling banyak dan paling sering bersentuhan dengan pestisida. Seperti ketika menyuci sayuran,memasak tanpa disadari sudah terkontaminasi dengan bahan-bahan pestisida. Sehingga sangat membahayakan bagi kesehatan reproduksi perempuan dan anak.
Lokasi kegiatan dilaksanakan di  Desa Lubuk Sakti Tanjung Gelam kec. Indralaya kabupaten Ogan Ilir, pada hari Sabtu, 24 Juli 2010  dimana masyarakat sehari-harinya bekerja sebagai petani, buruh pabrik Gula Cintamanis, dan buruh lepas. Yang hadir dalam kegiatan diskusi dan pelatihan pembuatan pupuk organik ini sekitar 30 orang yang sebagian besar dihadiri oleh kelompok ibu-ibu dan remaja putri.
Dalam kesempatan tersebut baik dari FWKP maupun dan perngurus SP menyampaikan maksud dan tujuan diskusi dekaligus pelatihan pupuk organik.  Kegiatan pertama difasilitasi oleh Ibu Eka dari Solidaritas Perempuan Sumsel menyampaikan materi atau sosialisasi tentang bahaya pestisida dan bagaimana kelompok masyarakat melakukan upaya ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Dan Sesi kedua materi disampaikan oleh Ibu Nelly (KEMALASARI) dari Forum Wong Kito Plembang dan melakukan praktek/pelatihan pembuatan pupuk organik . Kegiatan seperti memang sangat dinantikan oleh kelompok ibu-ibu Desa Lubuk Sakti tanjung Gelam Ogan Ilir. Mereka sangat berantusias dan ingin sekali mengembangkan program ketahanan pangan ini. Diharapkan Kegiatan seperti ini akan berlangsung beberapa kali pertemuan dan berkelanjutan.

Pelaksanaan Pelayanan Publik di Kota Palembang

Pemerintah khususnya pemkot telah berusaha untuk memberikan pelayanan publik sesuai dengan keinginan masyarakat melalui aturan-aturan yang ditetapkan baik itu melalui perda maupun peraturan pemerintah ataupun keputusan presiden. Dari segi kesehatan, dinas kesehatan kota Palembang sudah mencoba melakukan program yang ditujukan kepada masyarakat miskin. Hal ini ditemukan pada saat berkunjung ke puskesmas-puskesmas ditingkat kecamatan, kelurahan bahkan rumah sakit rujukan. Temuan-temuan itu diantaranya ASKIN (Asuransi Masyarakat Miskin) yang perogramnya bernama Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin (JPKMM).

Read more: Pelaksanaan Pelayanan Publik di Kota Palembang

Kemalasari

Kemalasari merupakan sebuah kelompok kerja yang lahir dari sebuah pemikiran dan kesepakatan dari sekelompok ibu-ibu pengajian yang berasal dari masjid dan mushola di Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II yang mencoba untuk melakukan kegiatan-kegiatan dalam mengembangkan dan meningkatkan potesi sumber daya alam dan manusia yang ada disekitarnya sebagai upaya untuk mendorong terwujudnya warga yang takwa, cerdas, sehat, mandiri dan sejahtera.

Kemalasari didirikan pada tanggal 09 januari 2007 bertempat di Masjid Darut Taufik Jalan Talang Karet Kelurahan Sentosa Kecamatan seberang ulu II palembang. Awalnya Kemalasari beranggotakan 14 orang dan sekarang berjumlah 38 orang.

Kemalasari bersifat terbuka untuk semua golongan dengan tanpa memandang etnik, suku, ras, agama, dan status sosial.

Read more: Kemalasari